Kelola Diabetes

Tahu Sepuluh Tahapan untuk Memanajemen Penyakit Diabet? Why Not!

Pada kesempatan ini kami akan bahas perihal Tahu Sepuluh Tahapan untuk Memanajemen Penyakit Diabet? Why Not!. Diabetes ialah penyakit yang disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh dalam memproduksi insulin yang cukup. Insulin ialah hormon yang dibuat pankreas untuk merubah gula darah (glukosa) menjadi gula otot (glikogen).

Tahu Sepuluh Tahapan untuk Memanajemen Penyakit Diabet? Why Not!

Jadi, pada penderita diabetes atau penyakit gula, kadar gula (glukosa) dalam darahnya jauh lebih tinggi dibanding orang yang normal, merupakan lebih dari 60­120 mg/dl dalam kondisi puasa, dan di atas 140 mg/dl pada dua jam setelah makan.

Tahu Sepuluh Tahapan untuk Memanajemen Penyakit Diabet? Why Not!

Tipe-Tipe Diabetes

Diabetes terdiri dari dua ragam, yaitu Tipe 1 dan Tipe 2. Berikut ini penjelasannya.

a. Tipe 1

Disebut juga diabetes juvenile. Terjadi semenjak permulaan kehidupan penderita atau dibawa semenjak lahir karena tubuh tak sanggup memproduksi insulin yang cukup. Banyak penderita diabetes jenis ini merupakan si kecil­buah hati. Satu­satunya cara untuk mengatasinya merupakan dengan pemberian insulin tiap bentang waktu tertentu selama hidupnya.

b. Tipe 2

Diabetes yang paling lazim terjadi di masyarakat. Banyak terjadi pada orang­orang yang menginjak umur paruh baya. Terkait erat dengan obesitas, gaya hidup, dan ketidakaktifan tubuh.

Pada penderita diabetes Macam 2, tubuh telah tidak efisien lagi dalam memproduksi insulin. Akibatnya, gula darah terus meningkat seandainya konsumsi makanan yang mengandung gula tidak diatur.

Tahu Sepuluh Tahapan untuk Memanajemen Penyakit Diabet? Why Not!

Seandainya Anda menderita diabetes, bagaimana sistem mengelolanya agar Anda konsisten kapabel menjaga kesehatan?

1. Put Your Shoes by the Door

Meletakkan alas kaki di dekat pintu membikin Anda selalu teringat untuk mengenakannya sebelum keluar rumah. Ini merupakan trik simpel untuk menghindari terlukanya kaki dan terjadinya komplikasi bagi penderita diabetes.

2. Do a Quick Body Scan

Amatilah tubuh Anda sembari mengeringkan badan sehabis mandi, mulai dari kepala sampai kaki. Perhatikan kalau ada ruam atau luka yang dapat terinfeksi. Langsung obati seandainya Anda menemukannya. Amati pula daerah­daerah yang lembab dan tersembunyi sehingga nyaman bagi kuman untuk berkembang biak. Cek bagian bawah lengan ataupun payudara, di antara kaki dan jempol. Manfaatkan cermin untuk membantu Anda memantau bagian belakang tubuh Anda.

Tahu Sepuluh Tahapan untuk Memanajemen Penyakit Diabet? Why Not!

3. Prepare Emergency Snack Packs

Selalu siapkan dan bawa dompet berisi permen atau obat­obatan diabetes untuk berjaga­jaga jika Anda terkena hipoglikemia. Ciri­ciri penderita hipoglikemia yakni merasa pusing, lapar, dan gemetar saat kadar gula darahnya mencapai di bawah 70 mg/dl. Hipoglikemia dapat terjadi sebab telat makan atau berolah raga terlalu keras.

4. Take a 2-Minute Test

Letakkan alat tes gula darah di sebelah daerah tidur Anda. Tujuannya mengingatkan Anda untuk mengecek kadar gula darah Anda setiap hari, sehabis bangun pagi dan sebelum tidur malam. Kadar gula darah ideal sebelum makan merupakan antara 90­ – 130 mg/dL, dan dikala sebelum tidur merupakan 110­ – 150 mg/dL.

Bila Anda biasa berolah raga, gantungkan reminder cek gula darah di tas olah raga. Hal ini membantu mengingatkan Anda untuk mengecek kadar gula darah sebelum dan setelah berlatih.

Dengan terbiasa melakukan pengecekan kadar gula darah, Anda bisa mengetahui seberapa jauh kesibukan fisik mempengaruhi kadar gula darah. Dengan demikian Anda lebih mudah menghindari kadar gula darah yang turun terlalu drastis di bawah kadar gula darah tepat.

Tahu Sepuluh Tahapan untuk Memanajemen Penyakit Diabet? Why Not!

5. Make Insulin Work for Your Lifestyle

Jadwal kegiatan yang padat membikin jam makan Anda tidak teratur? Mintalah obat insulin yang bisa berprofesi pesat kepada dokter Anda. Insulin yang responsif ini dapat diinjeksikan sesaat sebelum makan dan akan memberikan efek pada kadar gula darah dalam waktu 30 menit.

6. Power Up Your Diet

Carilah daftar makanan yang memiliki indeks glikemiks rendah. Catat atau cetak daftar makanan tersebut, tempelkan pada pintu kulkas, atau simpan di dompet. Catatan ini akan membantu Anda memilih makanan yang ideal dikala berbelanja atau membeli makan di luar.

7. Drink Some Water

Kadar gula yang tinggi membuat tubuh Anda kehilangan cairan. Salah satu sebabnya yaitu karena Anda menjadi kerap buang air kecil. Ketika kadar gula darah Anda tinggi, tubuh berupaya mengeluarkan gula lewat air kencing. Agar air seni tak terlalu pekat, tubuh menarik air sebanyak mungkin ke dalam urine, sehingga volume air seni yang keluar lebih banyak dan frekuensinya lebih acap kali.

Tahu Sepuluh Tahapan untuk Memanajemen Penyakit Diabet? Why Not!

Kehilangan cairan dapat membikin kulit Anda kering sehingga terasa gatal atau pecah­pecah, yang dapat berdampak pada infeksi. Untuk mencegahnya, usahakan minum air minimal delapan gelas sehari untuk menjaga kulit Anda tetap lembab dan sehat.

8. Remember Your Medical Alert Bracelet

Seandainya Anda memiliki gelang berita medis, jangan segan­segan untuk mengenakannya. Letakkanlah di dekat aksesoris atau perhiasan yang lazim Anda kenakan tiap-tiap hari, seumpama jam tangan, atau telpon seluler, sehingga Anda tak lupa mengaplikasikannya.

Gelang berita medis akan menolong memberikan isu terhadap orang di sekitar Anda, dikala Anda mengalami kondisi darurat dan berada dalam kondisi kacau atau tidak cakap bicara. Informasi medis ini mempertimbangkan Anda mendapat pertolongan yang pas.

Tahu Sepuluh Tahapan untuk Memanajemen Penyakit Diabet? Why Not!

9. Exercise in Spurts

Berolah raga selama 30 menit tiap hari sangat penting untuk menolong Anda mengelola diabetes. Jika jadwal aktivitas Anda sangat sibuk, bagilah menjadi 10 menit waktu latihan sebanyak tiga kali sehari. Umpamanya, Anda bisa menjalankan latihan beban selama 10 menit di pagi hari. Kemudian berjalan kaki 10 menit di siang hari, dilanjutkan berjalan­jalan dengan peliharaan Anda di petang hari.

10. Assemblea First-AidKit

Luka kecil bisa berimbas fatal bagi penderita diabetes. Jadi, selalu bawa dan persiapkan kotak P3K mini Anda yang berisi obat­ obatan pembersih luka, pembalut steril, dan salep luka. Selain itu, catat selalu nomor telepon dokter Anda untuk berkonsultasi saat Anda sedang mengalami kesusahan akibat luka hal yang demikian.

Sekian info mengenai Tahu Sepuluh Tahapan untuk Memanajemen Penyakit Diabet? Why Not!, kami harap postingan ini membantu kalian. Mohon artikel ini dibagikan biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Join The Discussion